Ketakutan adalah sebuah emosi alami yang dapat menghampiri siapa saja, tidak terkecuali orang percaya. Namun, yang membedakan kita dari orang lain adalah cara kita merespons ketakutan itu. Ketika kita memilih untuk percaya kepada Tuhan di tengah-tengah ketakutan, kita sebenarnya sedang mempraktekan iman kita. Iman bukanlah tentang tidak merasakan ketakutan, melainkan tentang memilih untukpercaya pada janji-janji Tuhan dan kekuasaan-Nya, bahkan ketika segala sesuatu tampak tidak pasti.
Dalam perjalanan iman kita, kita akan selalu menghadapi situasi-situasi yang menakutkan. Namun, dengan memilih untuk percaya kepada Tuhan, kita dapat mengatasi ketakutan itu dan melangkah maju dengan keyakinan. Percaya kepada Tuhan bukanlah tentang menghilangkan ketakutan, melainkan tentang membiarkan iman kita menjadi lebih kuat daripada ketakutan kita. Dengan demikian, kita dapat mengalami damai sejahtera Tuhan yang melampaui segala pemahaman kita, bahkan di tengah-tengah badai kehidupan.
Ketika Anda merasa takut atau tidak pasti tentang apa yang akan terjadi, ambil waktu sejenak untuk berdoa dan meminta Tuhan untuk memberikan kekuatan dan damai sejahtera. Ingatlah janji-janji Tuhan dan kekuasaan-Nya, dan pilihlah untuk percaya kepada-Nya, bahkan ketika segala sesuatu tampak tidak pasti.
