Hidup seringkali membawa kita pada situasi yang tidak terduga. Ada saat kita merasa bingung, takut, atau bahkan ragu dengan jalan yang harus ditempuh. Namun, firman Tuhan mengingatkan kita untuk tidak mengandalkan pemikiran kita sendiri, melainkan menyerahkan seluruh hidup kepada-Nya. Tuhan lebih tahu apa yang terbaik bagi kita, bahkan ketika jalan-Nya tidak selalu sesuai dengan logika kita.
Percaya dengan segenap hati berarti melepaskan kendali dan mengakui bahwa Tuhan berdaulat atas hidup kita. Ini bukan perkara mudah, karena kita cenderung ingin mengatur segala sesuatu menurut rencana dan pemahaman kita. Namun, iman yang sejati justru tumbuh ketika kita belajar bersandar pada-Nya, bukan pada kekuatan atau kebijaksanaan kita sendiri.
1. Saat menghadapi keputusan sulit, berhenti sejenak dan serahkan kepada Tuhan dalam doa. 2. Ingatkan diri bahwa Tuhan setia, bahkan ketika situasi terlihat tidak masuk akal. 3. Pilih untuk taat sekalipun jalan-Nya berbeda dari rencanamu.
