Shelomit: Tokoh Perempuan dalam Kitab Imamat


Ringkasan Kunci
Shelomit adalah tokoh perempuan yang disebutkan secara singkat dalam Kitab Imamat, tepatnya pada ayat Imamat 24:24. Nama Shelomit (atau Shelomith) berarti 'damai' atau 'keselamatan', dan ia tercatat sebagai ibu Berekhyahu, seorang pria suku Dan. Meskipun catatan tentangnya sangat terbatas, keberadaannya memberi gambaran tentang pentingnya garis keturunan dan peran perempuan dalam sejarah Israel.
Informasi Singkat
Detail:Shelomit muncul dalam Imamat 24:24 sebagai ibu Berekhyahu, yang disebutkan dalam konteks hukum tentang hukuman mati bagi orang yang menodai nama Allah. Penyebutan ini menegaskan bahwa catatan Alkitab tidak hanya menyoroti tokoh-tokoh utama, melainkan juga anggota keluarga yang berperan dalam silsilah.
Detail:Nama Shelomit merupakan bentuk feminin dari nama Shelom, yang berakar pada kata Ibrani 'shalom' yang berarti damai. Dalam tradisi Israel kuno, nama-nama yang mengandung unsur damai sering kali mencerminkan harapan akan keamanan dan perlindungan bagi keluarga.
Detail:Meskipun tidak ada narasi tambahan tentang kehidupannya, Shelomit menjadi contoh bagaimana perempuan dalam Alkitab sering kali muncul sebagai titik referensi genealogis, menegaskan nilai pentingnya peran ibu dalam melestarikan identitas suku dan warisan rohani.
โก Peristiwa Penting & Kronologi
Imamat 24:24 โ Penyebutan Shelomit sebagai ibu Berekhyahu, yang merupakan bagian dari catatan hukum tentang pelanggaran nama Allah.
Penetapan hukuman mati bagi orang yang menodai nama Allah โ konteks hukum ini menyoroti betapa seriusnya pelanggaran tersebut dalam masyarakat Israel.
Penggunaan nama Shelomit dalam daftar genealogis โ meskipun hanya satu ayat, nama ini menambah kepadatan data historis tentang suku Dan.
๐ฑ Pelajaran Rohani & Penerapan
Pentingnya menghormati nama Allah: Kisah Shelomit mengingatkan kita bahwa nama Allah adalah sakral, dan pelanggaran terhadapnya membawa konsekuensi serius. Dalam kehidupan sehari-hari, hal ini mengajarkan kita untuk menjaga kesucian perkataan dan sikap kita.
Peran perempuan dalam warisan rohani: Shelomit, meski disebut singkat, menunjukkan bahwa setiap ibu memiliki peran krusial dalam menurunkan nilai-nilai iman kepada generasi berikutnya. Orang percaya dapat meneladani komitmen Shelomit dalam mendidik anak-anak dengan integritas.
Kesadaran akan identitas suku dan komunitas: Penyebutan suku Dan bersama nama Shelomit menekankan pentingnya mengenal akar budaya dan rohani kita. Hal ini menginspirasi umat Kristen untuk menghargai warisan spiritual masingโmasing dan mengintegrasikannya dalam pelayanan.
๐ Daftar Ayat Referensi
Sumber & Batasan Informasi
Artikel ensiklopedia ini disusun secara eksklusif berdasarkan teks Alkitab Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. Platform ini menghindari spekulasi sejarah eksternal atau tradisi sekuler non-alkitabiah guna menjaga kemurnian dan ketepatan materi teologis untuk studi Anda.