Korah


Ringkasan Kunci
Korah adalah seorang tokoh Alkitab yang tercatat dalam Kitab Bilangan. Ia adalah seorang Lewi yang menjadi pemimpin pemberontakan melawan Musa dan Harun. Korah merasa tidak puas dengan posisinya dan ingin memiliki kekuasaan yang lebih besar dalam komunitas Israel. Ia mengumpulkan sekelompok orang untuk bergabung dengannya dalam pemberontakan, tetapi ultimately mereka semua binasa karena murka Tuhan.
Informasi Singkat
Detail:Korah adalah seorang Lewi yang hidup pada zaman Musa. Ia termasuk dalam suku Lewi yang bertanggung jawab untuk melayani di Kemah Suci. Ayahnya bernama Yizhar, dan ia memiliki tiga orang putra, yaitu Nemuel, Datan, dan Aviram. Korah juga memiliki seorang sepupu yang bernama Musa, yang kemudian menjadi pemimpin bangsa Israel.
⚡ Peristiwa Penting & Kronologi
Korah menjadi terkenal karena pemberontakannya melawan Musa dan Harun. Ia merasa bahwa Musa dan Harun telah mengambil kekuasaan yang terlalu besar bagi diri mereka sendiri dan ingin memiliki kekuasaan yang sama. Korah mengumpulkan sekelompok orang, termasuk Datan dan Aviram, untuk bergabung dengannya dalam pemberontakan. Mereka menuduh Musa dan Harun telah menjadi sombong dan tidak adil. Namun, Tuhan tidak mendukung pemberontakan Korah dan akhirnya menghukum mereka dengan membenamkan mereka ke dalam tanah. Peristiwa ini terjadi di padang gurun Paran, dan merupakan peringatan bagi bangsa Israel untuk tidak melawan pemimpin-pemimpin yang telah ditunjuk oleh Tuhan.
🌱 Pelajaran Rohani & Penerapan
Kisah Korah mengajarkan kita tentang bahaya pemberontakan melawan pemimpin yang telah ditunjuk oleh Tuhan. Korah merasa bahwa ia memiliki hak untuk memimpin, tetapi Tuhan tidak mendukungnya. Peristiwa ini juga menunjukkan bahwa Tuhan tidak akan toleran terhadap pemberontakan dan akan menghukum mereka yang melawan-Nya. Kisah Korah juga mengingatkan kita tentang pentingnya kerendahan hati dan ketaatan kepada pemimpin yang telah ditunjuk oleh Tuhan.
📖 Daftar Ayat Referensi
Sumber & Batasan Informasi
Artikel ensiklopedia ini disusun secara eksklusif berdasarkan teks Alkitab Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. Platform ini menghindari spekulasi sejarah eksternal atau tradisi sekuler non-alkitabiah guna menjaga kemurnian dan ketepatan materi teologis untuk studi Anda.