Elisama: Tokoh Alkitab yang Tercatat dalam Genealogi Israel


Ringkasan Kunci
Elisama adalah nama yang muncul dalam beberapa catatan genealogis Alkitab, terutama sebagai ayah Nethaneel, pemimpin suku Yehuda, dan sebagai salah satu tokoh yang terdaftar dalam sensus penduduk Israel pada masa pemerintahan Daud. Meskipun informasi tentangnya terbatas, keberadaannya menegaskan pentingnya garis keturunan dalam rencana Allah bagi bangsa Israel.
Informasi Singkat
Detail:Nama Elisama berasal dari bahasa Ibrani el‑‘shama‘ yang berarti ‘Allah telah mendengar’, mencerminkan tema teologis tentang pendengaran Allah terhadap doa dan permohonan umat-Nya. Nama ini juga muncul dalam bentuk variasi seperti Elishama dalam teks‑teks lain, menunjukkan adanya perbedaan transliterasi.
Detail:Dalam 1 Tawarikh 2:46‑48, Elisama disebut sebagai ayah Nethaneel, yang kemudian menjadi pemimpin suku Yehuda pada masa penetapan suku‑suku Israel setelah penaklukan Kanaan. Peran Nethaneel sebagai pemimpin menandakan bahwa keluarga Elisama memiliki kedudukan penting dalam struktur sosial dan keagamaan Israel.
Detail:Elisama juga tercatat dalam konteks sensus penduduk yang diperintahkan oleh raja Daud (2 Samuel 24:1‑10). Sensus ini, meskipun bersifat administratif, menimbulkan kontroversi teologis karena dianggap melanggar perintah Allah tentang penghitungan manusia. Kehadiran nama Elisama dalam daftar tersebut menegaskan bahwa ia termasuk dalam generasi yang hidup pada masa krusial tersebut.
⚡ Peristiwa Penting & Kronologi
Kelahiran dan Latar Belakang Keluarga – Elisama muncul dalam silsilah suku Yehuda, menandakan ia berasal dari keturunan Daud dan memiliki hak istimewa dalam komunitas Israel.
Ayah Nethaneel – Nethaneel, anak Elisama, tercatat sebagai pemimpin suku Yehuda pada masa pembagian tanah (Yosua 19:45). Peran ini menegaskan kontribusi keluarga Elisama dalam pemerintahan suku.
Sensus Daud – Pada masa pemerintahan Daud, Allah menurunkan hukuman karena sensus yang dilakukan tanpa izin-Nya (2 Samuel 24). Elisama tercantum dalam daftar orang yang dihitung, menandakan ia hidup pada periode tersebut.
Warisan Spiritual – Meskipun tidak ada catatan khusus tentang tindakan pribadi Elisama, namanya tetap menjadi saksi akan pentingnya kesetiaan keluarga dalam rencana keselamatan Allah.
🌱 Pelajaran Rohani & Penerapan
Kehidupan dalam Garis Keturunan – Elisama mengajarkan bahwa Allah menaruh perhatian pada setiap generasi, dan setiap anggota keluarga memiliki peran dalam melanjutkan iman. Orang percaya dapat meneladani rasa tanggung jawab terhadap warisan rohani keluarga.
Kepatuhan pada Kehendak Allah – Sensus Daud memperingatkan bahwa tindakan manusia tanpa pertimbangan ilahi dapat menimbulkan konsekuensi. Dari sini, umat Kristen diajak untuk selalu mencari petunjuk Tuhan sebelum mengambil keputusan penting.
Pengakuan atas Nama Allah – Makna nama Elisama ‘Allah telah mendengar’ mengingatkan bahwa Allah selalu mendengar doa-doa hamba-Nya. Dalam kehidupan sehari‑hari, kita dipanggil untuk mempercayai pendengaran Allah dan menaruh harapan pada janji‑Nya.
📖 Daftar Ayat Referensi
Sumber & Batasan Informasi
Artikel ensiklopedia ini disusun secara eksklusif berdasarkan teks Alkitab Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. Platform ini menghindari spekulasi sejarah eksternal atau tradisi sekuler non-alkitabiah guna menjaga kemurnian dan ketepatan materi teologis untuk studi Anda.