Allon-Bacuth: Tempat Berduka Cita


Ringkasan Kunci
Allon-Bacuth adalah sebuah tempat yang disebutkan dalam Alkitab, khususnya dalam Kitab 1 Samuel, sebagai lokasi di mana Hanna, ibu Samuel, berdoa dan menangis karena kesedihannya. Tempat ini memiliki makna yang mendalam dalam konteks iman Kristen, terutama terkait dengan doa, iman, dan pengharapan.
Informasi Singkat
Detail:Allon-Bacuth, yang berarti 'pohon ek menangis', adalah lokasi di mana Hanna berdoa dengan sungguh-sungguh memohon kepada Tuhan untuk memiliki seorang anak. Doa ini dilakukan dengan penuh kesungguhan dan air mata, menunjukkan kesedihan dan kerinduan Hanna yang mendalam.
Detail:Dalam konteks Alkitab, Allon-Bacuth menjadi simbol harapan dan jawaban doa. Hanna, setelah berdoa di tempat ini, kemudian memiliki seorang anak laki-laki yang bernama Samuel, yang kelak menjadi seorang nabi besar dalam sejarah Israel.
Detail:Selain itu, Allon-Bacuth juga mengajarkan tentang pentingnya kesabaran, iman, dan ketekunan dalam doa. Hanna tidak menyerah dengan kesedihannya, melainkan memilih untuk menghadapkan diri kepada Tuhan, menunjukkan iman yang kuat dan komitmen untuk mengikuti kehendak-Nya.
⚡ Peristiwa Penting & Kronologi
Hanna berdoa di Allon-Bacuth, memohon kepada Tuhan untuk memberinya seorang anak.
Doa Hanna dikabulkan, dan ia melahirkan seorang anak laki-laki yang diberi nama Samuel.
Samuel, setelah dewasa, menjadi seorang nabi yang memainkan peran penting dalam sejarah Israel, termasuk mengurapi Saul dan Daud sebagai raja.
🌱 Pelajaran Rohani & Penerapan
Allon-Bacuth mengajarkan kita tentang kuasa doa yang tulus dan sungguh-sungguh. Melalui kisah Hanna, kita belajar bahwa doa bukan hanya sekedar permohonan, melainkan juga tentang keterlibatan pribadi yang mendalam dengan Tuhan. Ini mengingatkan kita akan pentingnya ketekunan dan iman dalam menghadapi tantangan hidup, serta menunjukkan bahwa Tuhan selalu siap untuk menjawab doa-doa kita dengan cara-Nya yang ajaib.
📖 Daftar Ayat Referensi
Sumber & Batasan Informasi
Artikel ensiklopedia ini disusun secara eksklusif berdasarkan teks Alkitab Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. Platform ini menghindari spekulasi sejarah eksternal atau tradisi sekuler non-alkitabiah guna menjaga kemurnian dan ketepatan materi teologis untuk studi Anda.