Ishvah: Tokoh Silsilah dalam Kitab Kejadian


Ringkasan Kunci
Ishvah adalah salah satu anggota suku Dan yang tercatat dalam silsilah Yakub. Ia muncul dalam kitab Kejadian dan Bilangan sebagai anak Dan dan ayah Shushan, menandai cabang kecil namun penting dalam sejarah Israel. Meskipun informasi tentangnya terbatas, keberadaannya memperkaya pemahaman tentang struktur keluarga Israel kuno.
Informasi Singkat
Detail:Ishvah disebutkan pertama kali dalam Kejadian 46:23 sebagai salah satu dari lima anak Dan yang pindah ke Mesir bersama Yakub. Nama Ishvah berarti ‘pembebasan’ atau ‘penyelamatan’, yang mencerminkan harapan teologis akan pemeliharaan Allah atas keturunan Yakub. Ia lahir di tanah Kanaan sebelum migrasi keluarga Israel ke Mesir.
Detail:Ishvah memiliki seorang putra bernama Shushan, yang tercatat dalam Bilangan 26:42‑43 sebagai bagian dari daftar keturunan Dan. Shushan kemudian menjadi nama sebuah kota penting di wilayah Filistin, menunjukkan kemungkinan hubungan geografis atau simbolik antara keturunan Dan dan wilayah tersebut. Peran Ishvah dalam silsilah menegaskan pentingnya pencatatan setiap generasi, sekecil apapun.
Detail:Dalam konteks teologis, Ishvah melambangkan prinsip bahwa setiap individu, sekecil apa pun, memiliki tempat dalam rencana keselamatan Allah. Keberadaannya mengingatkan bahwa Allah tidak melupakan siapa pun dalam garis keturunan Abraham, dan setiap nama dalam daftar tersebut berkontribusi pada identitas bangsa Israel yang dipilih.
⚡ Peristiwa Penting & Kronologi
& KRONOGL
SM – Ishvah lahir di tanah Kanaan sebagai anak Dan, menandai kelanjutan generasi keturunan Yakub.
SM – Ishvah bersama ayahnya Dan dan saudara‑saudaranya ikut pindah ke Mesir bersama Yakub, sebagaimana tercatat dalam Kejadian 46:23.
SM – Ishvah menjadi ayah Shushan; nama Shushan kemudian muncul dalam catatan suku Dan di Bilangan 26:42‑43.
SM – Keturunan Ishvah, melalui Shushan, berkontribusi pada pembentukan komunitas Dan di wilayah barat sungai Yordan, termasuk kota-kota seperti Dan dan Shiloh.
🌱 Pelajaran Rohani & Penerapan
Kisah Ishvah mengajarkan umat Kristen bahwa setiap orang memiliki nilai yang tak ternilai di mata Allah, meskipun dunia sering mengabaikannya. Dalam kehidupan sehari-hari, kita dipanggil untuk menghargai setiap anggota keluarga, mencatat sejarah pribadi, dan mengakui peran kecil yang dapat berdampak besar dalam rencana Allah. Selain itu, nama Ishvah yang berarti ‘pembebasan’ mengingatkan kita akan janji Allah yang selalu membebaskan umat‑Nya dari perbudakan dosa, sebagaimana yang digenapi dalam karya Kristus. Dengan meneladani kesetiaan Ishvah dalam melanjutkan garis keturunan, orang percaya dapat menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap warisan rohani dan budaya iman yang diturunkan dari generasi ke generasi.
📖 Daftar Ayat Referensi
Sumber & Batasan Informasi
Artikel ensiklopedia ini disusun secara eksklusif berdasarkan teks Alkitab Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. Platform ini menghindari spekulasi sejarah eksternal atau tradisi sekuler non-alkitabiah guna menjaga kemurnian dan ketepatan materi teologis untuk studi Anda.