Yesus Menolong Perempuan Kanaan


Ringkasan Kunci
Yesus Menolong Perempuan Kanaan merupakan salah satu peristiwa penting dalam Perjanjian Baru yang menunjukkan kasih dan kemurahan hati Yesus terhadap orang-orang yang membutuhkan, terutama mereka yang dianggap terbuang oleh masyarakat. Peristiwa ini menggambarkan iman yang kuat dari seorang perempuan Kanaan dan menekankan pentingnya kerendahan hati dan iman dalam menerima pertolongan dari Tuhan. Dalam peristiwa ini, Yesus menunjukkan bahwa kasih dan pertolongan-Nya tidak terbatas pada satu kelompok atau bangsa tertentu.
Informasi Singkat
Detail:Peristiwa Yesus Menolong Perempuan Kanaan tercatat dalam Injil Matius (Matius 15:21-28) dan Markus (Markus 7:24-30). Perempuan Kanaan ini memiliki seorang anak perempuan yang kerasukan setan, dan dia memohon kepada Yesus untuk menyembuhkan anaknya. Yesus pada awalnya tampaknya menolak permohonannya, menyatakan bahwa Dia diutus hanya untuk domba-domba yang hilang di Israel, tetapi perempuan itu tidak menyerah dan terus memohon pertolongan.
Detail:Perempuan Kanaan tersebut menunjukkan iman yang luar biasa dan kerendahan hati yang dalam. Ketika Yesus mengatakan bahwa anak-anak harus dikenyangkan terlebih dahulu sebelum memberi makan anjing, perempuan itu menjawab dengan bijak,
Sumber & Batasan Informasi
Artikel ensiklopedia ini disusun secara eksklusif berdasarkan teks Alkitab Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. Platform ini menghindari spekulasi sejarah eksternal atau tradisi sekuler non-alkitabiah guna menjaga kemurnian dan ketepatan materi teologis untuk studi Anda.