Kelahiran Eber 1: Sebuah Peristiwa Penting dalam Sejarah Alkitab


Ringkasan Kunci
Kelahiran Eber 1 merupakan peristiwa penting dalam sejarah Alkitab yang mencatat kelahiran Eber, seorang tokoh yang menjadi nenek moyang bangsa Ibrani. Eber dilahirkan dari Salah, cucu Arpakhsad, dan merupakan generasi kelima setelah air bah besar. Kelahiran Eber ini memiliki makna teologis yang mendalam, terutama dalam kaitannya dengan perjanjian Allah dengan Abraham dan bangsa Israel.
Informasi Singkat
Detail:Kelahiran Eber 1 tercatat dalam Kitab Kejadian pasal 11 ayat 14-17, yang merupakan bagian dari catatan silsilah keturunan Nuh setelah air bah besar. Eber dilahirkan ketika ayahnya, Salah, berusia 30 tahun. Informasi ini memberikan konteks bahwa kelahiran Eber terjadi dalam periode waktu yang relatif singkat setelah peristiwa air bah, menunjukkan kemajuan dan pertumbuhan kembali umat manusia.
Detail:Eber memiliki seorang putra yang bernama Peleg, yang lahir ketika Eber berusia 34 tahun. Peleg kemudian menjadi ayah Rehu, yang melahirkan Serug, kemudian Nahor, dan akhirnya Abraham. Dengan demikian, Eber menjadi bagian dari garis keturunan yang penting dalam sejarah keselamatan, karena dari keturunannya, Abraham, lahirlah bangsa Israel dan akhirnya Yesus Kristus.
Detail:Kelahiran Eber juga memiliki dampak teologis yang signifikan karena nama
Sumber & Batasan Informasi
Artikel ensiklopedia ini disusun secara eksklusif berdasarkan teks Alkitab Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. Platform ini menghindari spekulasi sejarah eksternal atau tradisi sekuler non-alkitabiah guna menjaga kemurnian dan ketepatan materi teologis untuk studi Anda.