Grace Daily

Samson membunuh singa dengan tangan kosong

Samson membunuh singa dengan tangan kosong
Samson membunuh singa dengan tangan kosong ilustrasi

Ringkasan Kunci

Ringkasan

Samson membunuh singa dengan tangan kosong adalah mukjizat yang dilakukan oleh Samson, seorang hakim Israel, dengan kekuatan yang diberikan oleh Allah. Dalam perjalanannya ke Timna untuk meminang seorang wanita Filistin, Samson bertemu dengan seekor singa yang sedang mengancamnya. Dengan iman dan kepercayaan pada kekuatan yang diberikan oleh Allah, Samson berhasil membunuh singa itu dengan tangan kosong. Peristiwa ini menunjukkan kekuatan dan kemampuan Samson yang luar biasa sebagai seorang hakim dan pahlawan Israel.

Informasi Singkat

Detail:Samson adalah seorang hakim Israel yang lahir dari orang tua yang saleh, Manoah dan istrinya. Sejak dalam kandungan, Samson telah dikhususkan untuk Allah dan dipilih untuk menjadi seorang Nazarit, yaitu seseorang yang hidup terpisah untuk melayani Allah. Samson tumbuh menjadi seorang pria yang kuat dan tangguh, dan Allah memberinya kekuatan yang luar biasa untuk melawan musuh

Detail:musuh Israel. Peristiwa Samson membunuh singa dengan tangan kosong adalah salah satu contoh kekuatan dan kemampuan Samson yang luar biasa.

⚡ Peristiwa Penting & Kronologi

Peristiwa Samson membunuh singa dengan tangan kosong terjadi ketika Samson sedang dalam perjalanannya ke Timna untuk meminang seorang wanita Filistin. Ketika sedang berjalan, Samson bertemu dengan seekor singa yang sedang mengancamnya. Namun, dengan iman dan kepercayaan pada kekuatan yang diberikan oleh Allah, Samson berhasil membunuh singa itu dengan tangan kosong. Setelah membunuh singa, Samson melanjutkan perjalanannya ke Timna dan meminang wanita Filistin itu. Peristiwa ini menunjukkan kekuatan dan kemampuan Samson yang luar biasa sebagai seorang hakim dan pahlawan Israel.

📖 Daftar Ayat Referensi

Sumber & Batasan Informasi

Artikel ensiklopedia ini disusun secara eksklusif berdasarkan teks Alkitab Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. Platform ini menghindari spekulasi sejarah eksternal atau tradisi sekuler non-alkitabiah guna menjaga kemurnian dan ketepatan materi teologis untuk studi Anda.