Manna & burung puyuh


Ringkasan Kunci
Manna dan burung puyuh merupakan salah satu mukjizat yang dilakukan oleh Allah untuk memelihara umat-Nya selama perjalanan mereka di padang gurun setelah keluar dari perbudakan di Mesir. Mukjizat ini menunjukkan kemurahan dan kasih sayang Allah kepada umat-Nya. Allah menyediakan makanan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari.
Manna dan burung puyuh diberikan oleh Allah sebagai jawaban atas keluhan umat Israel yang merindukan makanan daging dan sayuran seperti yang mereka nikmati di Mesir. Manna yang manis dan lezat, serta burung puyuh yang berlimpah, menjadi sumber makanan utama bagi umat Israel selama empat puluh tahun perjalanan mereka di padang gurun.
⚡ Peristiwa Penting & Kronologi
ini terjadi ketika umat Israel berkeluh kesah tentang kekurangan makanan dan air di padang gurun. Mereka merindukan hidangan yang lebih lezat dan beragam seperti yang mereka alami di Mesir. Allah mendengar keluhan mereka dan berjanji untuk menyediakan makanan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan mereka. Setiap pagi, makanan manna turun dari langit dan menutupi tanah, sedangkan pada sore hari, burung puyuh datang dan memberikan daging yang cukup untuk dimakan.
📖 Daftar Ayat Referensi
Sumber & Batasan Informasi
Artikel ensiklopedia ini disusun secara eksklusif berdasarkan teks Alkitab Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. Platform ini menghindari spekulasi sejarah eksternal atau tradisi sekuler non-alkitabiah guna menjaga kemurnian dan ketepatan materi teologis untuk studi Anda.