Sharar – Entri Kamus Alkitab


Ringkasan Kunci
Sharar adalah nama tempat yang disebutkan dalam Alkitab Ibrani, khususnya dalam kitab 1 Samuel. Istilah ini merujuk pada sebuah lokasi di wilayah Yudea yang menjadi saksi peristiwa penting dalam kehidupan Daud, termasuk pelarian dan pertempuran melawan Amalek.
Informasi Singkat
Detail:Sharar muncul pertama kali dalam 1 Samuel 30:1‑2, di mana Daud dan pasukannya berada di sebuah benteng setelah kembali dari padang Zif. Nama ini kemungkinan berasal dari bahasa Ibrani yang berarti 'pemisah' atau 'tempat yang terbelah', menandakan posisi geografisnya yang terletak di antara lembah dan pegunungan.
Detail:Secara historis, Sharar diperkirakan berada di sebelah selatan Hebron, dekat dengan wilayah padang pasir Yudea. Lokasinya strategis sebagai tempat perlindungan bagi orang‑orang yang melarikan diri dari serangan musuh, sehingga sering disebut dalam konteks militer dan perlindungan.
Detail:Dari sudut pandang teologis, Sharar melambangkan kepercayaan Daud kepada Allah meski berada dalam situasi terdesak. Kejadian di Sharar menegaskan tema pemeliharaan ilahi dan keberanian untuk mengambil langkah strategis dalam menghadapi ancaman.
⚡ Peristiwa Penting & Kronologi
Samuel 30:1‑2 – Daud dan orang‑orangnya tiba di Sharar setelah kembali dari padang Zif; mereka menemukan bahwa Amalek telah menyerang Ziklag dan menculik istri serta harta benda.
Samuel 30:3‑6 – Daud mengumpulkan tiga ratus orang yang bersedia melanjutkan pertempuran, sementara sisanya memilih kembali ke Sharar karena takut.
Samuel 30:7‑8 – Daud memimpin pasukan yang tersisa, mengejar Amalek, dan berhasil merebut kembali harta yang dicuri serta menyelamatkan orang‑orang yang ditawan.
Referensi tambahan – Beberapa manuskrip Septuaginta menyebutkan Sharar sebagai 'Sahar', menegaskan variasi teks yang penting bagi studi kritis Alkitab.
🌱 Pelajaran Rohani & Penerapan
Kisah Sharar mengajarkan umat Kristen bahwa dalam situasi krisis, Allah menuntun langkah‑langkah strategis meski tampak tidak pasti. Daud tidak menyerah pada ketakutan, melainkan memisahkan diri dari kerumunan yang putus asa dan memimpin dengan iman. Bagi orang percaya masa kini, Sharar mengingatkan pentingnya memilih lingkungan yang mendukung pertumbuhan rohani, serta keberanian untuk melangkah maju meski menghadapi ancaman. Praktik sehari‑hari meliputi doa yang tekun, mencari nasihat rohani yang bijak, dan tidak membiarkan rasa takut menghalangi panggilan Allah dalam hidup.
📖 Daftar Ayat Referensi
Sumber & Batasan Informasi
Artikel ensiklopedia ini disusun secara eksklusif berdasarkan teks Alkitab Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. Platform ini menghindari spekulasi sejarah eksternal atau tradisi sekuler non-alkitabiah guna menjaga kemurnian dan ketepatan materi teologis untuk studi Anda.