Grace Daily

Jaare-Oregim: Lokasi Penguburan Raja Daud dalam Sejarah Israel

Jaare-Oregim: Lokasi Penguburan Raja Daud dalam Sejarah Israel
Jaare-Oregim: Lokasi Penguburan Raja Daud dalam Sejarah Israel ilustrasi

Ringkasan Kunci

Jaare-Oregim adalah sebuah tempat yang disebutkan dalam Alkitab sebagai lokasi penguburan raja Daud, raja kedua Israel yang sangat berpengaruh. Nama tempat ini berarti ‘Padang Oregim’ atau ‘Tebing Oregim’, dan terletak di wilayah yang berdekatan dengan Yerusalem. Keberadaannya menandai akhir masa pemerintahan Daud serta menjadi simbol transisi kepemimpinan kepada generasi berikutnya.

Informasi Singkat

Detail:Jaare-Oregim muncul pertama kali dalam 1 Tawarikh 11:9, yang mencatat bahwa Daud dimakamkan di sana setelah meninggal pada usia delapan puluh tahun. Tempat ini berada di sebelah barat kota Daud, tepat di lereng bukit yang menghadap ke dataran rendah, sehingga disebut juga sebagai ‘padang yang tinggi’.

Detail:Sejarah Jaare-Oregim tidak terlepas dari peristiwa penaklukan Yerusalem oleh Daud (2 Samuel 5:6‑10). Setelah menaklukkan kota itu, Daud menjadikannya ibu kota politik dan rohani Israel, dan Jaare-Oregim menjadi bagian penting dari lanskap suci yang mengelilingi kota. Penguburan di tempat yang dekat dengan ibu kota menegaskan status istimewa Daud sebagai pemimpin yang dipilih Allah.

Detail:Dari sudut pandang teologis, Jaare-Oregim menegaskan tema kebijaksanaan Allah dalam menyiapkan generasi penerus. Daud tidak diizinkan membangun Bait Allah karena darahnya (1 Tawarikh 22:8‑9), namun penguburannya di Jaare-Oregim menandai persiapan bagi putranya Salomo untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut. Oleh karena itu, tempat ini menjadi titik peralihan antara era kepemimpinan Daud dan era Bait Suci Salomo.

⚡ Peristiwa Penting & Kronologi

SM – Daud menaklukkan Yerusalem dan menjadikannya ibu kota Israel (2 Samuel 5:6‑10).

SM – Daud wafat pada usia delapan puluh tahun; jenazahnya dibawa ke Jaare-Oregim untuk dimakamkan (1 Tawarikh 11:9).

‑960 SM – Salomo, putra Daud, memulai pembangunan Bait Allah di Yerusalem, melanjutkan visi ayahnya yang tidak dapat direalisasikan (1 Raja‑raja 6).

Zaman setelahnya – Jaare-Oregim menjadi referensi geografis dalam literatur sejarah Israel, meskipun tidak lagi menjadi situs pemakaman utama.

🌱 Pelajaran Rohani & Penerapan

Jaare-Oregim mengajarkan beberapa prinsip rohani yang relevan bagi orang percaya masa kini. Pertama, pentingnya ‘warisan rohani’; seperti Daud meninggalkan warisan kepemimpinan dan iman, setiap orang Kristen dipanggil meninggalkan jejak kebaikan bagi generasi berikutnya. Kedua, penghargaan terhadap kepemimpinan yang setia kepada Allah; Daud dipilih karena hati yang berserah, dan tempat peristirahatan terakhirnya menegaskan nilai kepemimpinan yang berakar pada iman. Ketiga, konsep transisi kekuasaan; ketika seorang pemimpin selesai melayani, ia menyerahkan tongkat kepemimpinan kepada penerus yang siap melanjutkan visi Allah. Praktisnya, orang percaya dapat meneladani sikap Daud dengan bersedia menyerahkan tugas kepada pemimpin rohani yang lebih muda atau baru, serta menjaga integritas dalam setiap fase kehidupan.

📖 Daftar Ayat Referensi

Sumber & Batasan Informasi

Artikel ensiklopedia ini disusun secara eksklusif berdasarkan teks Alkitab Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. Platform ini menghindari spekulasi sejarah eksternal atau tradisi sekuler non-alkitabiah guna menjaga kemurnian dan ketepatan materi teologis untuk studi Anda.