Bahtera


Ringkasan Kunci
Bahtera adalah sebuah kapal besar yang dibangun oleh Nuh atas perintah Tuhan untuk menyelamatkan dirinya, keluarganya, dan hewan-hewan dari banjir besar yang akan menghancurkan bumi. Bahtera ini digambarkan dalam kitab Kejadian sebagai sebuah struktur yang sangat besar dan kompleks, dengan tiga tingkat dan beberapa kamar.
Informasi Singkat
Detail:Bahtera Nuh dibangun selama 120 tahun, dengan ukuran sekitar 137 meter panjang, 23 meter lebar, dan 14 meter tinggi. Bahtera ini dilengkapi dengan jendela, pintu, dan atap, serta sebuah sistem ventilasi untuk memastikan sirkulasi udara yang baik di dalamnya. Bahtera ini juga dilengkapi dengan makanan dan minuman untuk semua penumpangnya, termasuk Nuh, keluarganya, dan hewan
Detail:hewan yang diselamatkan.
⚡ Peristiwa Penting & Kronologi
Bahtera Nuh memainkan peran penting dalam kisah banjir besar dalam kitab Kejadian. Setelah Tuhan melihat bahwa bumi telah menjadi korup dan penuh dengan kekerasan, Dia memutuskan untuk menghancurkan bumi dengan banjir besar. Namun, Tuhan juga memilih Nuh, seorang yang benar dan tak bercela, untuk menyelamatkan dirinya, keluarganya, dan hewan-hewan dari banjir besar tersebut. Nuh kemudian membangun bahtera atas perintah Tuhan, dan setelah selesai, Tuhan memerintahkan Nuh untuk memasukkan dirinya, keluarganya, dan hewan-hewan ke dalam bahtera. Setelah itu, banjir besar datang dan menghancurkan bumi, tetapi bahtera Nuh tetap aman dan terapung di atas air.
🌱 Pelajaran Rohani & Penerapan
Kisah bahtera Nuh mengajarkan kita tentang pentingnya ketaatan kepada Tuhan dan iman yang teguh. Nuh membangun bahtera atas perintah Tuhan, meskipun banyak orang menganggapnya gila. Namun, karena ketaatan dan imannya, Nuh dan keluarganya dapat diselamatkan dari banjir besar. Kisah ini juga mengingatkan kita bahwa Tuhan selalu memperhatikan umat-Nya dan menyediakan jalan keluar dari setiap kesulitan.
📖 Daftar Ayat Referensi
Sumber & Batasan Informasi
Artikel ensiklopedia ini disusun secara eksklusif berdasarkan teks Alkitab Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. Platform ini menghindari spekulasi sejarah eksternal atau tradisi sekuler non-alkitabiah guna menjaga kemurnian dan ketepatan materi teologis untuk studi Anda.