Grace Daily

Ahihud – Kamus Alkitab

Ahihud – Kamus Alkitab
Ahihud – Kamus Alkitab ilustrasi

Ringkasan Kunci

Ahihud adalah nama pribadi yang muncul dalam beberapa tempat di Alkitab Ibrani, terutama dalam kitab Bilangan, Hakim‑Hakim, dan 1 Tawarikh. Nama ini berarti ‘saudaraku tahu’ atau ‘kawan yang mengerti’, dan merujuk pada tokoh‑tokoh yang berperan sebagai pemimpin suku atau leluhur penting dalam silsilah Israel.

Informasi Singkat

Detail:Ahihud tercatat pertama kali dalam Bilangan 34:27 sebagai salah satu kepala suku Asyur yang ditunjuk untuk mengukur tanah Kanaan, menandakan peran administratif dan kepemimpinan dalam pembagian warisan tanah.

Detail:Dalam Hakim‑Hakim 18:2, Ahihud muncul sebagai pemimpin suku Dan yang mengirimkan mata-mata ke Laish, memperlihatkan keterlibatannya dalam ekspansi wilayah dan dinamika politik suku‑suku Israel pada masa hakim‑hakim.

Detail:Ahihud juga disebutkan dalam 1 Tawarikh 5:3 sebagai keturunan Benyamin, menegaskan pentingnya garis keturunan dalam catatan sejarah suku dan memberikan konteks genealogis bagi tokoh‑tokoh lain yang muncul kemudian.

⚡ Peristiwa Penting & Kronologi

Bilangan 34:27 – Ahihud dipilih sebagai kepala suku Asyur untuk membantu mengukur batas‑batas tanah Kanaan setelah perintah Allah kepada Musa.

Hakim‑Hakim 18:2 – Ahihud, sebagai pemimpin suku Dan, mengirimkan dua orang mata‑mata ke Laish; peristiwa ini menandai upaya suku Dan mencari tempat tinggal baru setelah kegagalan memperoleh tanah yang dijanjikan.

Tawarikh 5:3 – Ahihud muncul dalam daftar keturunan Benyamin, menghubungkan dia dengan garis keluarga yang menghasilkan tokoh‑tokoh penting seperti Saul, raja pertama Israel.

Referensi tambahan – Ahihud disebut dalam catatan lain seperti 1 Samuel 9:1 (sebagai kakek Saul) dan dalam silsilah‑silsilah lain yang menegaskan peranannya dalam jaringan genealogis Israel.

🌱 Pelajaran Rohani & Penerapan

Dari Ahihud kita belajar bahwa setiap individu dalam rencana Allah memiliki peran khusus, baik dalam urusan administratif, militer, maupun genealogis. Kesetiaan Ahihud dalam melaksanakan tugas mengukur tanah mengajarkan pentingnya ketaatan pada perintah Allah dalam urusan kepemimpinan. Sementara keputusan Ahihud dalam mengirim mata‑mata menegaskan nilai kebijaksanaan dan pertimbangan strategis dalam mengambil keputusan. Bagi orang Kristen masa kini, Ahihud mengingatkan kita untuk menghargai warisan rohani yang diturunkan oleh para pendahulu, serta untuk melayani dengan integritas dalam setiap bidang kehidupan—baik di gereja, keluarga, maupun masyarakat. Praktik konkret meliputi mempelajari sejarah iman keluarga, berpartisipasi aktif dalam pelayanan gereja, dan membuat keputusan yang mencerminkan kebijaksanaan alkitabiah.

📖 Daftar Ayat Referensi

Sumber & Batasan Informasi

Artikel ensiklopedia ini disusun secara eksklusif berdasarkan teks Alkitab Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. Platform ini menghindari spekulasi sejarah eksternal atau tradisi sekuler non-alkitabiah guna menjaga kemurnian dan ketepatan materi teologis untuk studi Anda.